Bahan Material Bangunan Rumah Kusen Beton (Bag. 1)

24 Mei 2015 | Gaya Hidup | 5726 views

Kusen Beton

Seperti kita ketahui bahwa pintu dan jendela adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah rumah atau bangunan lainnya. Ukuran pintu dan jendela mempunyai standard tertentu sesuai dengan fungsinya, sebagai contoh adalah lebar pintu kamar mandi 60 – 70 cm, pintu kamar tidur 80 – 90 cm dan sebagainya.

Dalam perkembangannya, banyak model pintu dan jendela yang ada dipasaran namun dalam hal dimesi ukurannya sesuai dengan standard yang ada. Oleh karena itu ukuran kusen di pasaran tidak banyak perubahan (seusai standard yang ada). Kusen merupakan kerangka (frame) yang digunakan sebagai tempat/dudukan untuk meletakan daun pintu ataupun daun jendela. Walaupun ukuran kusen dapat dikatakan standard, namun bahan dari kusen sendiri cukup bervariasi. Adapun bahan kusen yang ada di pasaran saat ini adalah kayu, alumunium, UPVC, dan beton.

Kusen Kayu

Kusen kayu sangat mendominasi di pasaran.  Hal ini dipengaruhi oleh kemudahan untuk mendapatkan materialnya, proses pengerjaannya, dan lain-lain. Tingginya tingkat konsumsi kayu  berdampak pada menipisnya cadangan hutan kayu, termasuk di Indonesia, yang berarti juga meningkatkan efek global warming.

Dalam upaya untuk mengurangi tingkat konsumsi kayu, maka mulai bermunculan bahan material bangunan rumah lain yang digunakan sebagai bahan pembuat kusen. Diawali dengan kusen alumunium, kemudian kusen UPVC , dan kusen beton. Spesifikasi secara umum bahan kusen dapat dilihat pada table berikut ini.

Dilihat dari populasinya, maka penggunan kusen kayu sudah mulai jauh berkurang. Tempat tersebut digantikan oleh kusen alumunium, UPVC, dan beton. Di pasaran selain kusen kayu, maka beton. Hal tersebut disebabkan karena kusen beton masih menerapkan pemasaran dengan system pemesanan pada proyek tertentu, dan saat ini masih diproduksi oleh industry kecil (home industry). Di lain pihak, produksi kusen alumunium dan UPVC sudah dilaksanakan secara pabrikasi. Keadaan ini menyulitkan kusen beton untuk berkembang di pasaran, apabila dilakukan pemasaran atau penjualan secara retail.

Kualitas

Sebagai antisipasi, perlu adanya pelaksanaan edukasi kepada masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang sekarang sudah menajdi kebuthan primer, kusen beton pantas mendapatkan tempat sebagai pilihan. Karena kusen beton memiliki nilai ekonomis dan daya tahan yang tinggi. Saat ini yang perlu dilakukan adalah inovasi dari bahan material bangunan atau campuran mortar pembuat kusen agar mempunyai bobot yang ringan dan menghasilkan bentuk visual yang minimalis, artistic, dan indah sesuai perminttaan pasar.

Industri kusen beton tersebar di daerah pulau Jawa dan Bali. Di pulau Jawa terdapat di beberapa tempat, untuk wilayah Jawa Timur (Sidoarjo, Mlang, dan Tulungagung), Jawa tengah (Magelang), dan Jawa Barat (Ciamis, bogor, dan cilegon). Sedangkan untuk di pulau Bali terdapat di sekitar wilayah Denpasar. Metode dan hasil akhir pun berbeda-beda, namuan secara kualitas hasil produksi dapat di pertanggungjawabkan.

Seperti yang diungkapakan Bapak Munir pemilik industry kusen beton di Sidoarjo. Dia mengatakan bahwa permintaan bahan material bangunan rumah ini meningkat seiring dengan pengetahuan masyarakat, terbukti dengan adanya pemesanan seluruh kusen pintu dan jendela salah satu rumah mewah di kota Surabaya. Ini menunjukan bahwa walaupun harganya murah, namun kualitasnya tidak murahan.



Berita Lainnya