Bahan Material Bangunan Bata Ringan Lusicon yang Ramah Lingkungan (Bag. 3)

17 Mei 2015 | Hunian Impian | 3578 views

Produk Alternatif Unggulan Untuk Material Dinding

Kita telah membahas pemanfaatan lumpur Sidoarjo menjadi  bata ringan sebagai produk material dinding pada rencananya akan dinamakan dengan Lusicon – Lumpur Sidoarjo Conbloc.

Beberapa produk material bahan bangunan pada saat ini yang banyak digunakan dan di kenal masyarakat, diantaranya adalah bata merah, batako dan bata ringan. Produk bata merah  dan bata ringan umumnya digunakan untuk masyarakat menengah atas.

Sedangkan produk batako banyak digunakan untuk bisa di jangkau segala lapisan masyarakat. Walaupun sekarang terdapat material dinding produksi import, namun ketiga produk material dinding diatas tersebut, paling banyak digunakan dalam pembangunan dan pekerjaan konstruksi  di masyarakat.

Sesuai dengan target akhir penelitian, Lusicon diharapkan mampu menjadi alternatif material bangunan rumah untuk dinding bata ringan ramah lingkungan yang berbeda pada segmen menengah keatas, bersama dengan batamerah dan bata ringan. Hal tersebut dikarenakan Lusicon direncanakan untuk memiliki karakteristik dan kinerja yang mampu bersaing pada segmen tersebut.

Hasil penelitian dan pengembangan Lusicon yang di lakukan antara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dengan ITS Surabaya tersebut pada saat ini menunjukan hasil yang optimal dan sudah mencapai tahapan akhir penelitian.

Perbandingan performa (kuat tekan dan berat volume) antara Lusicon dengan produk bata ringan yaang ada dipasaran telah dilaksanakan dan hasilnya cukup memuaskan. Adapun grafik perbandingan antara Lusicon dengan produk bata ringan komersial yang dilakukan di Laboratorium Beton ITS dapat dilihat sebagai berikut:

Apabila melihat grafik perbandingan tersebut maka dapat dikatakan bahwa performa Lusicon sendiri setara (mampu bersaing) dengan bata ringan yang berkualitas bagus.

Saat ini banyak masyarakat yang masih memilih material dinding untuk rumah menggunakan bata merah.  Kebanyakan dari masyarakat tersebut menganggap bahwa performa bata merah lebih baik dari bata ringan, yaitu lebih dingin dan awet.

Dengan keadaan yang demikian maka Lusicon mampu melakukan penetrasi pasar material dinding sebagai alternatif utama pengganti produk bata merah, karena secara fisik Lusicon warna kecoklatan yang menyerupai bata merah. Hal tersebut terjadi karena sekitar 80% Lusicon adalah Lumpur Sidoarjo yang dibakar.

Apabila mellihat dari sistem pemasangannya maka bata ringan dan Lusicon dapat lebih cepat dari pada bata merah. Dengan pemasangan yang lebih cepat maka akan sangat mempengaruhi efisiensi biaya. Untuk lebih detailnya, berikut kami sampaikan tabel perbandingan antara bata merah, bata ringan dan Lusicon.

Dengan informasi yang kami sampaikan, maka diharapkan masyarakat mempunyai beberapa alternatif produk material dinding dan dapat memilih dengan bijak, sesuai kebutuhan dan aplikasinya.



Berita Lainnya