Menggunakan Bahan Material Lusicon si Bata Ringan Ramah Lingkungan (Bag. 1)

09 Mei 2015 | Hunian Impian | 3298 views

Bata Ringan Ramah Lingkungan

Saat ini, material bahan bangunan telah berkembang dengan memberikan banyak alternative fungsi dan manfaatnya. Jenis bahan yang baru ataupun hasil pengembangan dari bahan yang sudah ada, kini layak dijadikan variasi dan pilihan yang tepat dalam menentukan bahan material bangunan rumah yang akan digunakan.

Pada kesempatan ini, tim dari  product Application Development PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. Akan membahas tentang satu alternative bahan bangunan yang direncanakan dapat dimanfaatkan pada tahun depan dengan mengusung tema bahan material bangunan bata ringan ramah lingkungan.

Banjir lumpur panas Sidoarjo atau yang lebih dikenal dengan lumpur lapindo, merupakan peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 29 mei 2006 lalu. Saat ini lumpur Sidoarjo mengenai 16 desa di tiga kecamatan. Sekitar 10.426 rumah terendam lumpur dan 77 rumah ibadah terendam lumpur. Rapat cabinet pada 27 september 2006 akhirnya memutuskan untuk membuang lumpur panas Sidoarjo langsung ke kali Porong.

Keputusan itu dilakukan karena terjadinya peningkatan volume semburan lumpur dari 50000 m3/hari menjadi 126.000 m3/hari. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda berhentinya lumpur ke Kali Porong dan memperkuat tanggul adalah upaya yang terus dilakukan agar lumpur Sidoarjo tidak meluber kemana-mana.

Penelitian

Gambaran sekilas di atas mengenai lumpur Sidoarjo terlihat banyak nilai negative bagi masyarakat sekitar dan pemerintah. Tim dari  product Application Development PT. Indocement mencoba melihat dari sisi lain keberadaan lumpur Sidoarjo tersebut, yakni bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), mencoba untuk melakukan penelitian dan mengembangkan lumpur Sidoarjo menjadi sebuah bahan material bangunan alternative bata ringan ramah lingkungan yang berguna bagi masyarakat umum. Penelitian ini juga direncanakan untuk menciptakan komposisi campuran yang optimum untuk membuat produk bata ringan ramah lingkungan.

Untuk menghasilkan lumpur Sidoarjo yang baik sebagai material alternative, perlu dilakukan kalsinasi pada lumpur Sidoarjo (lumpur dibakar dalam suhu 800 c).

Adapun jenis material bahan bangunan yang dipakai untuk membuat bata ringan ramah lingkungan terdiri dari lumpur sidoarjo terkalsinasi, Semen Tiga Roda, aggregate halus (pasir), pasta alumunium dan juga serbuk kapur (ca(oh)2). Dimana bata ringan tersebut direncanakan dengan komposisi Semen Tiga Roda sebesar 10 persen, sedangkan 90 persen terdiri dari lumpur bakar dan serbuk kapur dengan variasi 80:10; 75:15; 70:20; 65:25; dan 60:30.

Sampai kini hasil penelitian menunjukan bahwa bata ringan ramah lingkungan yang berbahan campuran lumpur sidoarjo berunjuk kerja baik. Berat jenisnya hanya sekitar 800 kg/m3. Ini berarti bahwa keunggulan bata ringan ramah lingkungan tersebut dapat mengapung pada air.

Kuat tekan batu ringan ramah lingkungan tersebut direncanakan memiliki kuat tekan 4 Mpa, yang mana saat ini hasil dari uji kuat tekannya sudah mendekati 4 Mpa. Spesifikasi dan kinerja bata ringan berbahan lumpur Sidoarjo setara dengan produk bata ringan yang di produksi oleh pabrikan yang sudah ada dan jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan produk bata ringan yang ramai diproduksi industri kecil sekarang ini. Agar nantinya produk bata ringan ramah lingkungan dari lumpur Sidoarjo mampu bersaing dengan produk bata merah yang sudah ada di pasaran, maka ukurnnya direncanakan modular. Sehingga diharapkan produk tersebut dapat diterima pasar dengan cepat. Gambar ilustrasi produk bata ringan ramah lingkungan terbaik yang direncanakan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Penelitian dan pengembangan produk bata ringan ramah lingkungan yang berbasiskan lumpur Sidoarjo ini akan  terus dilakukan setetlah penelitian dan pengembangan lum[ur sidoarjo sebagia produk bata ringan sudah selesai. Tidak hanya berhenti sebatas penelitian saja, namun kami juga berencana untuk mentransferkan teknologi tersebut kepada indutri terkait ataupun membina industri baru untuk memproduksi secara masal produk bata ringan ramah lingkungan tersebut. Dengan munculnya berbagai indutri ini, kami mengharapkan adanya dampak yang positif yang terjadi yaitu peningkatan ekonomi khusunya bagi warga masyarakat sekitar lumpur Sidoarjo.



Berita Lainnya