SETARA Melatih 75 Tukang Bangunan di Bali

01 Desember 2015 | 2936 views

SETARA (Sekolah Tukang Semen Tiga Roda) kembali memberikan pelatihan bagi para tukang bangunan di Indonesia. Kali ini SETARA diselenggarakan di Bali, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Bali sebagai tim trainer. Kegiatan yang dimulai sejak Rabu pagi (25/11) ini dibuka dengan sambutan dari 4 institusi yang terlibat dalam penyelenggaraan SETARA Batch 5, yaitu Kepala Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah II, Hambali, ST., MT.,  Ketua LPJK Provinsi Bali Ir. Wayan Subrata Duarsa, SE, S.Ag, MM, M.Si,  Pembantu Direktur IV Politeknik Negeri Bali Ir. I Gede Made Oka Aryawan, MT., serta Perwakilan dari PT Saka Agung selaku Distributor Semen Tiga Roda di Provinsi Bali.

Sekolah Tukang Semen Tiga Roda Bali dilangsungkan selama tiga hari di BITDEC dan Politeknik Negeri Bali. Pelatihan ini diikuti oleh 75 orang peserta yang teregistrasi sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.  Hari pertama (25/11) diisi dengan pemaparan materi UUJK (Undang-undang Jasa Konstruksi), Etika Profesi, dan K3 materi yang dibawakan oleh Kepala Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah II Hambali ST., MT. Selain itu peserta juga mendapatkan pelatihan tentang ilmu komunikasi, personal branding, bargaining strategy, entreuprenership dan Financial Management.

Hari kedua (26/11) seluruh peserta dilatih dalam simulasi tender dan kerja kelompok untuk menyelesaika studi kasus. Di samping itu peserta mendapatkan materi yang jelas tentang batu, beton, kayu, serta pemaparan tentang produk Mortar dan Semen Tiga Roda dari Michael Bacon. Peserta juga praktik sekaligus lomba mock-up finishing menggunakan acian putih TR 30.

Hari terakhir (27/11) peserta mengikuti uji sertifikasi di Politeknik Negeri Bali. Uji sertifikasi dilakukan oleh assessor yang telah ditunjuk oleh LPJK Provinsi Bali. Peserta juga mengikuti uji wawancara dan simulasi acuan perancah, bar bending, dan pekerjaan batu . Acara ditutup dengan pembagian sertifikat dan kartu alumni secara  simbolis kepada perwakilan tiap kelas yang paling aktif dan berprestasi selama pelatihan.

Dengan adanya program SETARA di Bali ini diharapkan para tenaga Konstruksi khususnya kepala tukang dan mandor dapat lebih handal dan mampu menularkan ilmu pengetahuan dan wawasan yang didapat selama pelatihan kepada tukang bangunan lainnya di proyek masing-masing. Maju terus Tukang Bangunan Indonesia !


Berita Lainnya

MSTR

Silahkan Masuk untuk mengetahui atau menukarkan poin anda!

Buletin KOKOH

KOKOH Edisi 69
Jum'at, 20 September 2019

Tradisi Renovasi Rumah Menyambut Lebaran

Selengkapnya

Edisi Lainnya