Ruangan bergaya feminin vs maskulin (bagian 1)

21 April 2016 | Gaya Hidup | 2336 views

Bisakah sebuah ruangan mewakili satu kriteria tertentu?

Menyebut sesuatu 'maskulin' atau 'feminin' bukan berarti ruangan atau gaya dekorasi tertentu hanya untuk laki-laki atau perempuan, kok, Sahabat Tiga Roda.  Ini berarti bahwa ruang yang digambarkan memiliki kualitas yang memiliki kaitan lebih dengan satu jenis kelamin daripada yang lain.

Nah,  aspek-aspek tertentu apa saja dari dekorasi yang membuat kita berpikir 'maskulin' atau 'feminin'? Yuk kita intip..

Rumah bernuansa feminin

Rumah bernuansa feminin biasanya tidak pernah lepas dari nuansa pink atau pastel lainnya, baik itu di sebagai warna dinding atau ornamen kecil ruangan. Detail-detail kecil yang biasanya lekat dengan ruangan bernuansa feminin adalah bantal-bantal bunga, ornament antik kecil, hiasan dinding warna-warni dan vas bunga. 

Sumber: housetohome.co.uk

  • Tema floral biasa melekat pada ruangan-ruangan bernuansa feminin. Furniture yang dipilih pun berwarna netral dengan kesan comfy dan lembut. Ruangan feminin juga biasanya berkesan clea-lined . karpet dengam motif yang tidak biasa juga menambah kesan girly.

Sumber: decoist.com

  • Selain pink dan pastel color lainnya, warna emas biasa dipilih untuk menyeimbangkan warna-warna lembut tersebut sekaligus memberi kesan glamor!

Sumber: freshhome.com

Sahabat Tiga Roda tidak suka warna pink atau pastel namun tetap ingin ruangan feminim? Anda bisa kok menggunakan warna hitam-putih  alias monochrome namun mempertahankan sisi girly!

Sumber: anancymag.com

Atau warna yang tak biasa seperti green aqua juga bisa jadi pilihan.

Sumber: housetohome.co.uk

Nah, bagaimana dengan rumah tema maskulin, ya??



Berita Lainnya