Ayo buat Terrarium Di Rumah! (Part 2)

01 Juli 2016 | Gaya Hidup | 5533 views

Terrarium adalah salah satu solusi menghadirkan nuansa segar yang alami melalui tanaman hidup di dalam rumah. Setelah Sahabat Tiga Roda mengetahui berbagai jenis tanaman yang cocok dijadikan Terrarium, penting juga untuk mengetahui media tanam yang baik bagi tanaman tersebut.  Media tanam yang baik digunakan adalah media tanam yang mampu menjaga kelembapan air bagi tanaman, memiliki zat unsur hara yang cukup,  memiliki pori-pori sehingga ada pertukaran udara, serta tidak membuat air menggenang di dasar wadah.

Contoh media tanam yang cocok dan paling umum digunakan dalam membuat terrarium:

  1. Bahan-bahan organik seperti arang sekam, spagnum moss, pakis, atau coco peat. Bahan-bahan organik ini kaya akan nutrisi sehingga dapat membuat tanaman tahan lama dan subur.
  2. Arang kayu atau arang batok kelapa. Kedua media tanam ini bisa diletakkan di bagian dasar wadah dan sangat baik untuk menyerap kelebihan air dan gas-gas beracun hasil sistem pengakaran tanaman.
  3. Zeolit atau batu-batuan mineral yang bisa menyerap kelebihan air, mengurangi keasaman dan pertumbuhan jamur, serta juga bisa memberikan nutrisi bagi tanaman. Uniknya lagi, Zeolit bisa dijadikan indikator apakah tanaman kekurangan air, karena zeolit yang cukup air akan berwarna kehijauan, sementara saat zeolit kekurangan air akan berwarna abu-abu atau putih.

 Sekarang, yuk kita mulai membuat terrarium sederhana!

  1. Siapkan ata dan bahan-bahan media tanam, wadah kaca, dan juga tanaman yang akan digunakan di dalam terrarium. Bersihkan akar tanaman dari tanah. Gunakan sarung tangan agar tangan tidak kotor saat menata media tanam di dalam wadah kaca, serta menghindari sidik jari kita menempel pada kaca wadah.
  2. Mari membuat layer!

Letakkan arang kayu atau arang batok kelapa yang sudah dipotong-potong kecil sesuai dengan ukuran wadah. Setelah itu letakkan zeolit ukuran besar sebagai lapisan kedua, ratakan permukaannya. Untuk lapisan ke tiga, letakkan coco peat atau bahan organik lainnya, ratakan juga permukaannya. Letakkan akar tanaman pada bahan organik tersebut. Atur letak dan bentuknya agar terlihat indah dan rapi. Setelah itu, bisa tambahkan zeolit ukuran kecil di atas akar tanaman, ratakan juga permukaannya.

3. Tambahkan dekorasi! 

Untuk sentuhan final, dekorasi tambahan juga penting untuk mempercantik terrarium Sahabat Tiga Roda! Apalagi kalau sudah ada tema tertentu yang ingin ditampilkan ke dalam terrarium. Dekorasi tambahan bisa berupa pasir berwarna-warni menarik, patung ukuran kecil, hingga mainan-mainan anak berbentuk hewan. Intinya, bebaskan kreativitasmu!

Selamat mencoba membuat terrarium di rumah! 



Berita Lainnya