Simak Tips RAB Bangunan Berikut Ini, Agar Tidak Over Budget!

28 September 2020 | | 424 views

Bagi Anda yang berencana membangun rumah atau sudah pernah membangun rumah sebelumnya pasti sudah tidak asing dengan RAB, singkatan dari Rencana Anggaran Biaya. RAB dianggap sebagai hal penting yang dijadikan sebagai dasar untuk menghitung estimasi biaya bangunan rumah.

Tujuan pembuatan RAB ini untuk mengetahui estimasi biaya bangun rumah, juga sebagai antisipasi supaya proses pembangunan rumah tidak over budget. Anda pasti tak ingin jika anggaran pembangunan properti yang direncanakan jadi over budget? Berikut tips serta langkah pembuatan RAB yang harus Anda tahu untuk menghindari pembangunan yang over budget.

Rincian Biaya Bangun Rumah

Setelah Anda cukup paham tentang RAB, sekarang saatnya untuk mengetahui rincian biaya bangun rumah apa saja yang harus ada dalam RAB. Salah satu cara untuk memudahkan Anda membuat rincian adalah dengan memakai tabel di program microsoft excel. Meski tanpa bantuan excel, cara hitung biaya bangun rumah bisa dilakukan dengan model apapun. Yang pasti Anda harus memperhatikan beberapa komponen dalam perhitungan RAB berikut ini!

1. Menghitung jenis pekerjaan

Pada bagian ini, Anda bisa mencoba uraikan jenis pekerjaan yang akan dilakukan selama bangun rumah nanti. Misalnya saja jenis pekerjaan galian, pondasi beton, persiapan urugan, plamir, semen, dan masih banyak lagi. Sebutkan dengan detail setiap biaya yang dibutuhkan oleh masing-masing pekerjaan ini. 

2. Volume Pekerjaan

Supaya tidak terjadi kesalahan, Anda juga harus membuat satuan volume pekerjaan yang memiliki satu tujuan untuk digunakan dalam pengukuran. Misal aja Anda memakai satuan meter persegi untuk ukur panjang kayu, sementara ukuran lain bisa gunakan satuan unit. Ini tergantung dari kesepakatan dengan tim kerja. 

3. Amati satuan unit

Selain volume, penting untuk mengetahui satuan unit yang digunakan dalam pekerjaan bangunan. Beberapa satuan unit yang bisa digunakan antara lain unit, titik, m1, m2 atau m3.

4. Pisahkan Harga Satuan Pekerjaan

Yang dimaksud dengan memisahkan satuan pekerjaan adalah, pisahkan pekerjaaan yang terdiri dari dua bagian. Seperti harga jasa atau harga jasa dengan materialnya. Untuk mendapatkan perhitungan ini maka Anda harus mengetahui lebih dulu volume pekerjaan. Kemudian kalikan dengan harga satuan pekerjaan. 

5. Upah Pekerja

Menghitung upah kerja tidak bisa sembarangan. Anda harus benar-benar cermat. Perihal upah kerja, Anda bisa memberikannya sejak awal. Cara menghitung upah pekerja adalah dengan menghitung biaya per jam x estimasi pekerjaan x total pekerja. 

6. Jumlah Keseluruhan Bahan Bangunan

Untuk menghitung jumlah keseluruhan bahan bangunan, maka buatlah daftar atau list dari semua bahan bangunan yang dibutuhkan. 

7. Total

Yang dimaksudkan total atau estimasi biaya bangun rumah di sini adalah perkalian volume dengan total biaya atau jumlah harga yang didapatkan dari penjumlahan total biaya upah dan total biaya material. 

Volume biaya/ jumlah harga = total biaya upah + total biaya material

Menghitung Biaya Bangun Rumah Secara Umum

Perhitungan biaya bangun rumah atau RAB perlu ketelitian yang tinggi. Untuk memudahkan menghitung biaya bangun rumah secara umum, ada beberapa poin penting yang harus Anda perhatikan. 

  • Persiapkan Gambar Kerja

Untuk menghitung keseluruhan estimasi biaya bangun rumah, Anda harus lebih dulu tahu bagaimana bentuk rumah yang ingin dibangun. 

  • Menghitung Volume Pekerjaan

Hitung volume pekerjaan dengan memisahkan harga material dan upah. Sebaiknya berjaga-jaga jika ada peningkatan upah. 

  • Menghitung Jumlah Biaya Pekerjaan

Untuk dapatkan angka ini, Anda bisa kalikan volume dan harga satuan kerja. 

  • Rekapitulasi

Setelah melakukan perhitungan keempat langkah di atas, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan penjumlahan total dari masing-masing sub pekerjaan atau rekapitulasi.

 


Berita Lainnya