3 Panduan Memilih Semen Berkualitas untuk Rumah Kokoh

02 Maret 2021 | Hunian Impian | 1432 views

Untuk membangun rumah yang kokoh, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Terutama perkara bahan bangunan. Rumah kokoh bisa diwujudkan dengan memilih material bangunan berkualitas, terutama pemilihan kualitas semen. Sampai saat ini semen memiliki peran penting dalam sebuah bangun. Semen berkualitas bisa membuat bangunan rumah Anda kokoh dan tahan lama. 

Bagi Anda yang cukup familiar dengan bahan bangunan pasti tahu kalau di pasaran ada berbagai macam dan tipe semen. Lantas bagaimana memilih semen berkualitas? Berikut panduan yang bisa Anda ikuti!

1. Memahami Tipe-tipe Semen 

Ada beberapa tipe semen yang biasa digunakan untuk membangun rumah, salah satu tipe semen yang paling umum dan ekonomis sebagai bahan bangunan adalah semen Portland atau PCC (portland cement composite).

Semen ini berasal dari batu kapur atau gamping yang diproduksi dengan cara dipanaskan dalam tanur. Selama pembuatannya ditambahkan dengan bahan lain, dan dalam penggunaannya juga dicampur dengan bahan lain seperti pasir dengan komposisi tertentu untuk menghasilkan adukan yang tepat. Harga semen PCC terbilang ekonomis dari pada jenis semen lainnya. 

Jenis semen kedua adalah semen putih, yang memiliki kandungan besi dan magnesium oksida rendah. Dua bahan inilah yang membuat semen berwarna putih.  Semen putih biasanya digunakan untuk membuat beton atau pondasi. Harganya jauh lebih mahal dibanding semen PCC. Semen putih memiliki unsur estetik jika diaplikasikan pada pembangunan hunian, misalnya saja untuk pemasangan keramik dan nat ubin. 

Semen ketiga adalah semen mortar, biasa disebut sebagai semen instan karena dalam satu karung semen mortar berisi bahan bangunan lain seperti semen, pasir, filler, dan zat tambahan khusus untuk membuatnya lebih cepat kering. 

Semen mortar banyak disukai karena sangat praktis untuk diaplikasikan, dan mampu mengurangi kemungkinan kualitas semen gagal karena komposisi yang salah. Secara umum pengaturan komposisi bahan yang kurang pas dapat mempengaruhi kualitas bangunan itu sendiri. Misalnya, jadi lebih mudah retak atau menyerap air hujan sehingga mudah berjamur. Di pasaran sendiri terdapat jenis semen mortar dengan kebutuhan yang beda. Ada semen mortar untuk perekat pasangan bata ringan, plesteran dinding, acian plesteran, dan untuk pemasangan keramik. 

Setelah mengetahui jenis semen, Anda bisa pilih Master Semen Berkualitas Tiga Roda yang sudah terbukti kualitasnya. Sebagai merk semen terbaik, Toga Roda memiliki tiga jenis semen di atas serta pilihan semen lain yang bisa Anda sesuaikan dengan budget dan kegunaan. 

2. Pilih Merk Semen Terbaik 

Setelah Anda tahu tentang jenis-jenis semen yang ada di pasaran, saatnya Anda memilih merk semen terbaik. Di Indonesia sendiri sebagai salah satu penghasil semen besar memiliki beberapa merek semen dalam negeri dengan kualitas terbaik, salah satunya Master Semen Berkualitas Tiga Roda. Ini adalah merek teratas dengan harga jual premium, dimana kualitas semennya tidak perlu diragukan lagi. 

3. Mengukur Kebutuhan 

Supaya Anda tidak berulang0ulang memesan semen melebihi budget, hitunglah kebutuhan semen secara hati-hati. Diskusikan dulu dengan kontraktor ataupun mandor bangunan Anda jenis dan jumlah semen yang dibutuhkan. Hitunglah berapa banyak semen abu-abu yang dibutuhkan untuk flooring, atau membuat beton. Berapa juga semen putih untuk memasang ubin, dan masih banyak lagi. 

Disarankan Anda memilih semen baru agar kualitasnya bagus. Pastikan saat membeli semen, pilih yang masih lunak dan lembut. Ini tanda jika semen tersebut masih relatif baru. 



Berita Lainnya