Cara Memastikan Agar Adukan Semen Sesuai Takaran dan Bisa Merekat Sempurna

13 Maret 2021 | Hunian Impian | 1418 views

Membangun rumah bisa jadi pilihan tepat bagi yang ingin menghemat budget. Namun, harus diawali dengan dana yang cukup karena material harus dibeli secara langsung. Bahan-bahan bangunan juga dipersiapkan dengan benar, salah satunya semen. Material semen jadi komponen utama yang membuat struktur bangunan jadi kokoh. Maka itu, penting memilih kualitas semen terbaik. Disamping kualitas, adukan semen juga berpengaruh agar dapat merekat dengan kuat. Berikut, cara membuat adonan semen yang sesuai dengan takaran. 

  1. Pakai Perlengkapan Keselamatan

Meski terkesan sepele, mengaduk semen tidak bisa dianggap remeh. Anda harus mementingkan keselamatan. Semen yang kering berpotensi menyakiti mata, alat pernapasan, hingga kulit bagian terluar. Saat pengadukan, semen juga bisa sedikit berasap dan terhirup melalui saluran pernapasan dan bisa melukai paru-paru jika terlalu banyak. Lebih baik gunakan perlengkapan keselamatan sederhana, seperti kacamata, masker, sarung tangan, dan alas kaki.

  1. Pilih Material dengan Kualitas Terbaik 

Ketika membuat adukan semen untuk plesteran, cor/beton, memasang bata, dan keperluan lainnya dianjurkan untuk memilih material dengan kualitas baik. Hindari menggunakan pasir yang mengandung tanah dan lumpur karena bisa mengurangi kerekatan. Pilih semen hitam atau pasir laut yang bersih. Selain itu, penting juga untuk memakan semen berkualitas dari segi pemakaiannya seperti Master Semen Tiga Roda yang sudah berlogo SNI. 

  1. Menakar Komposisi Secara Pas

Setelah memilih material bangunan berkualitas, takar komposisi secara pas dengan bidang yang akan dikerjakan. Misalnya ketika ingin membuat Cor/Beton, adukan Plesteran luar, Plesteran dinding kamar tidur, kamar mandi, dan sebagainya. Takarannya tidak boleh disamakan karena tiap ruangan atau tiap sudut pada bangunan memiliki tingkat cuaca dan kelembaban yang berbeda pula. Berikut perbandingannya:

  • Beton/Cor: Semen/Splite/Pasir (1:2:3)

  • Adukan plesteran dinding normal seperti kamar: Semen/Pasir (1:4)

  • Plesteran dinding luar rumah atau kamar mandi: Semen/Pasir (1:3)

 

  1. Cara Mengaduk yang Benar

Penting juga untuk memperhatikan cara mengaduk. Jika melakukan gerakan yang terburu-buru, maka adonan semen bisa tidak merata sehingga membuat efek pengeratnya berkurang. Nantinya, plesteran dinding jadi mudah terkelupas. Pertama, tuangkan pasir lalu semen dan aduk dengan cara membolak-balikkannya secara merata terus menerus. Setelah merata, tambahkan air secukupnya dan aduk kembali. 

  1. Tambahkan Kapur

Fungsi kapur dalam adukan semen berguna untuk memberikan tingkat kelekatan/kelengketannya lebih tinggi. Anda bisa memakainya untuk menutupi bagian bangunan yang dirasa perlu direkatkan lagi, misalnya seperti dinding luar/pagar yang sering terkena panas dan hujan, cor jalanan yang sering diinjak oleh kendaraan, dan sebagainya. Berikut komposisi kapur yang tepat untuk adukan semen: Pasir/Kapur/Semen (4:2:1). 

  1. Selalu Bersihkan Peralatan Sehabis Dipakai

Membersihkan peralatan yang digunakan sehabis membuat adukan semen jadi step yang penting agar kebersihannya selalu terjaga dan awet. Sehingga, ketika ingin membuat adukan semen berikutnya tidak perlu membersihkan sisa adukan yang menempel pada alat. 

Adukan semen yang sesuai dengan komposisi akan membuatnya merekat dengan sempurna. Pastikan untuk memilih material dan kualitas semen terbaik seperti Master Semen Tiga Roda yang telah teruji dan memiliki logo SNI. Semen Tiga Roda menghadirkan berbagai jenis produk semen sesuai dengan kebutuhan, seperti Duracem, Semen Portland Komposit (PCC), Portland Cement (PC) Jenis I, Semen Putih, dan lain-lain.



Berita Lainnya