Jelang Lebaran Semen Tiga Roda Serahkan Tiga Rumah Baru untuk Tukang Bangunan



Program “Bangun Rumah Tukangku” yang diadakan Semen Tiga Roda telah memasuki tahap serah terima rumah yang sudah selesai direnovasi. Menjelang Lebaran ini Semen Tiga Roda menyerahkan tiga rumah Tukang Bangunan yang tersebar di Subang dan Cirebon.
Rumah pertama diserahkan pada Senin (9/03/2026) kepada pemiliknya, Dadan Darnita, seorang Tukang Bangunan di Subang. Acara serah terima berlangsung penuh haru dan kebahagiaan bersama perwakilan manajemen Indocement - Dion Sumedi, perwakilan manajemen Donatur, PT Angkasa Prima Energi – Edward A. Hardadi, Lurah Dangdeur – Alit Sugiantoro, RT dan RW setempat, Rekomendator – Rita, Tim Marketing Indocement, juga keluarga Pak Dadan dan tetangga sekitar rumah.
Menariknya, tanpa diketahui sebelumnya, ternyata Pak Dadan adalah Tukang Bangunan yang mengerjakan rumah bantuan pada program “Pejuang Kokoh” empat tahun sebelumnya, yang memang berlokasi tidak jauh dari rumahnya. Hal ini menambah haru dan bahagia Pak Dadan, termasuk istrinya, Rohanih.
“Ini adalah kado terindah bagi saya dan keluarga saya,” ujar Rohanih saat menyampaikan sambutannya.
Keesokan harinya, pada Selasa (10/03/2026) Semen Tiga Roda menyerahkan rumah kedua, yaitu rumah Warsina, Tukang Bangunan di Palimanan, Cirebon. Warsina merupakan Tukang Bangunan yang direkomendasikan oleh Mandornya, Kardi, yang disampaikan melalui tim CSR Indocement Palimanan, Cirebon. Kepedulian antar sesama pekerja bangunan mewujudkan rumah yang lebih layak untuk Warsina.
Acara serah terima dihadiri oleh perwakilan manajemen Indocement – Katon Primanto Kurniawan, perwakilan manajemen donatur - PT Berkat Karya Utama – Hanschen dan Lidia, Sekretaris Desa – Kadira, RT dan RW setempat, Tim Marketing Indocement, Tim CSR Indocement Palimanan Cirebon, serta keluarga dan tetangga Warsina.
“3 minggu yang lalu rumah saya tidak begini, atapnya bocor, pintu keropos, saya merasa sedih musim ujan rumah ga’ berfungsi baik, pintu gabisa kebuka, tinggal bersama ibu saya dan 2 anak saya saja, dengan rumah yang dulu apa adanya. Tapi alhamdulillah dalam 3 minggu berkat Semen Tiga Roda semua bisa berubah. Kami ga pernah mimpi bisa punya rumah seperti sekarang ini, rumah saya jadi nyaman dan kokoh, seperti rumah orang-orang yang saya bangun selama ini. Kesuwun Semen Tiga Roda, saya tidak nyangka Lebaran ini bisa di rumah yang baru,” ujar Warsinah penuh haru.
Rumah ketiga yang sudah diserahkan adalah rumah Ucu Surahman, Tukang Bangunan di Susukan Lebak, Cirebon, pada Rabu (11/03/2026). Ucu adalah Tukang Bangunan yang handal di pekerjaannya, sehingga saat direkomendasikan oleh tetangga sekaligus keponakannya, Lutfia, dan melalui proses survey oleh Tim Teknikal Marketing Indocement, Ucu terpilih sebagai salah satu dari 32 pemenang yang mendapatkan bantuan pembangunan atau renovasi rumah oleh Semen Tiga Roda. Kondisi rumahnya sendiri pun sangat memprihatinkan, meskipun tukang handal namun terbatas dalam biaya untuk memperbaiki rumahnya sendiri. Ucu dan istrinya, Anis Khaerunnisa merasa sangat bahagia mendapat bantuan ini. Semangat Ucu membangun rumahnya dengan rapi dan teliti menghasilkan rumah yang nyaman dan kokoh bagi dirinya dan keluarga.
Dalam acara serah terima yang berlangsung, Ucu menyampaikan terima kasih atas bantuan Semen Tiga Roda, disaksikan oleh perwakilan manajemen Indocement – Aulia Fikri, perwakilan donatur – PT Samudera Tunggal Utama – Leo Sutanto, Perangkat Desa – Main, Rekomendator – Lutfia, Tim Marketing Indocement, keluarga serta warga setempat.
Program “Bangun Rumah Tukangku” ini adalah program apresiasi bagi para Tukang Bangunan yang telah berkontribusi membangun rumah yang kokoh bagi masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk merekomendasikan Tukang Bangunan yang dinilai layak mendapatkan bantuan renovasi rumah melalui media sosial. Dari 625 rekomendasi yang masuk dari berbagai daerah di Indonesia, terpilih 32 penerima bantuan renovasi rumah, yang tersebar dari Medan hingga Sulawesi.
Masih ada 29 rumah Tukang Bangunan yang bertahap direnovasi dan akan diserahterimakan hingga bulan Juni nanti. Diharapkan melalui program ini dapat memberikan semangat dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi para Tukang Bangunan di Indonesia.


